Menerbitkan Majalah Tips

Tips Mencetak Majalah Sekolah yang Keren

Tips mencetak majalah sekolah yang profesional sehingga punya kesan yang bagus buat pembacanya. Agak berbeda dengan majalah umum, majalah sekolah memiliki pasar yang relatif sangat segmented. Majalah sekolah dibuat untuk dibaca oleh siswa dari sekolah itu sendiri. Meskipun begitu, mencetak majalah sekolah tidak bisa asal jadi.

Setidaknya, majalah sekolah harus mampu menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan oleh seluruh anggota civitas pendidikan yang menerbitkannya. Mulai dari siswa pembacanya, bapak ibu gurunya, dan juga para penulis artikel di majalah sekolah tersebut.

Syarat-syarat majalah sekolah yang bagus

Sehingga, supaya majalah sekolah tersebut bisa tampil bagus, setidaknya harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  • desain cover yang sesuai dengan tren pembacanya dengan tanpa meninggalkan norma umum dan nilai khusus dari sekolah
  • layout halaman yang asik dan teratur
  • pilihan font yang tepat
  • ilustrasi yang pas dengan artikel

Dan dari semua hal diatas itu, ada satu hal lagi yang sangat mempengaruhi mutu dari majalah sekolah tadi, yaitu konten-nya. Konten, isi, atau artikel di dalamnya itulah yang membuat para siswa tidak akan menyesal harus menyisihkan sebagian dari uang jajannya untuk membeli (atau diwajibkan bayar dimuka) majalah sekolah.

Itu sebabnya, proses penulisan artikel, kurasi-nya, berikut dengan penataan layout majalah sekolah perlu dilakukan dengan hati-hati dan sebisa mungkin mengakomodir kebutuhan siswa, kemauan sekolah, dan selaras dengan norma yang berlaku.

Tak ketinggalan juga asas manfaat dari setiap artikel yang dimuat dalam majalah sekolah tidak boleh luput dari perhatian tim redaksi.

Masalah yang biasa muncul dalam proses pembuatan majalah sekolah

Kekurangan artikel

Ini hal yang sangat biasa terjadi. Majalah sekolah biasanya sudah punya jadwal terbit dalam rentang waktu tertentu. Bisa setiap bulan atau dwi bulanan. Yang paling sering adalah majalah sekolah diterbitkan setiap awal semester.

Sebenarnya, tim redaksi memiliki waktu yang cukup untuk mengumpulkan artikel, menyuntingnya, dan sekaligus meminta persetujuan dari guru pembimbing. Namun, tidak jarang, artikel yag terkumpul tidak mencukupi. Baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Lalu bagaimana antisipasinya?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rentang waktu yang tersedia. Antara lain bisa sebagai berikut:

  • tentukan tema untuk penerbitan berikutnya.
  • lakukan brainstorming bersama seluruh anggota tim redaksi bersama dengan guru pembimbing untuk mendapatkan ide penulisan artikel keseluruhan
  • bagi tim redaksi untuk menangani artikel-artikel tersebut
  • jangan lelah untuk terus-menerus memeriksa perkembangannya

Bagaimana jika tim redaksi mengalami kendala dengan artikel yang masih juga kurang? Yang berikut ini mungkin bisa membantu untuk mendapatan ide penulisan artikel….

  • maksimalkan kegiatan ekstrakurikuler yang ada. Maksudnya, setiap kegiatan ekstrakuriler, biasanya mempunyai kegiatan akhir sebagai sarana penilaian. Bisa berbentuk pertandingan dengan sekolah lain untuk ekstra olah raga, atau pentas seni kecil-kecilan untuk ekstra yang berkait dengan seni dan budaya. hNah, itu bisa menjadi bahan tulisan yang bagus. Silahkan minta tim redaksi untuk menuliskan laporan kegiatan tersebut. Artikel berupa laporan kegiatan sekolah itu banyak yang suka, terutama ketika bisa dimunculkan foto-foto kegiatan tersebut.
  • Minta bapak ibu guru untuk menulis artikel. Supaya tidak menambah beban mereka, mintalah mereka menulis dengan tema yang sudah ditentukan.
  • hubungi para siswa yang memiliki hobi atau prestasi tertentu yang menarik. Pertama, redaksi bisa meminta mereka untuk menulis artikel tentang hobi dan prestasi mereka sendiri. Jika itu tidak dimungkinkan, bisa juga tim redaksi meminta waktu dan kesediaan mereka untuk melakukan wawancara.

Kesulitan mencari ilustrasi yang sesuai

Ilustrasi pada majalah sekolah bisa berupa gambar karikatur, foto atau infografis. Untuk ilustrasi berupa gambar, silahkan diserahkan pada anggota tim redaksi yang memang memiliki kemampuan untuk itu. Sedangkan yang berupa foto, biasanya digunakan sebagai ilustrasi pelengkap artikel laporan kegiatan sekolah. Ilustrasi berupa infografis akan sangat diperlukan untuk artikel yang bersifat ilmiah.

Dan semuanya itu, akan diserahkan ke bagian tata letak yang akan mengatur penempatan mereka ke dalam halaman cetak yang baik. Jika diantara anggota tim redaksi ada yang memiliki skill di bidang itu, maka coba berilah kepercayaan kepada mereka. Jika tidak, tim redaksi bisa menyerahkannya pada pihak percetakan.

Harga layout dan cetak yang mahal

Ok, artikel sudah dikumpulkan, disunting, dan diputuskan layak terbit. Ilustrasi demikian juga, sudah mampu memberikan gambaran lebih tentang artikel yang bersesuaian. Masalah berikutnya adalah harga layout dan cetak majalah sekolah yang mahal.

Untuk mensiasatinya, maka tim redaksi harus benar-benar memilih jasa pencetakan majalah sekolah yang murah dengan kualitas yang tetap bagus. Bisa juga mencari sponsor untuk membantu menutup biaya cetaknya sih.

Biaya mencetak majalah sekolah, biasanya sudah termasuk dengan biaya layouting cover dan halaman isi, serta halaman cover belakang.

Dimana bisa mencetak majalah sekolah dengan biaya murah tapi tetap keren?

Kenapa tidak mencetak majalah sekolah anda di Penerbit Graniti?

Penerbit Graniti menyediakan juga fasilitas untuk mencetak majalah sekolah dengan biaya murah dengan proses yang mudah dan cepat.

Selain itu, Penerbit Graniti juga menyediakan layanan pelatihan penulisan artikel untuk majalah sekolah.

Silahkan hubungi kami, baik untuk menerbitkan dan mencetak majalah sekolah, atau jika anda memerlukan pelatihan penulisan artikel. Untuk sekadar bertanya-tanya juga boleh.

About the author

Anas Ahmadi

1 Comment

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.